You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Terkendala Lahan dan Ruangan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pelayanan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Terkendala

Lantaran sedang direhab total sejak bulan Agustus tahun lalu, pelayanan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara dipindahkan ke sebuah tempat di Jalan Ende dan Puskesmas Papanggo.  

Itu sebenarnya kendala, tapi sudah saya setting. Memang di luar kelihatan numpuk, pas di dalam sudah dipecah, sudah dipisah-pisahkan

"Di Jalan Ende ada poli umum, laboratorium, poli gigi, poli mata. Kalau rumah bersalin, USG, yang hubungannya dengan persalinan ada di Puskesmas Kecamatan yang di Papanggo semua," kata Yudi Dimyati, Kepala Puskesmas Tanjung Priok kepada beritajakarta.com, Senin (20/4).

Namun, karena sempit dan ketersediaan lahan parkir yang tak memadai, pelayanan puskesmas di Jalan Ende, menyebabkan warga yang butuh pelayanan kesehatan menumpuk.

Nenek Sani Diberi Bantuan Kursi Roda

"Itu sebenarnya kendala, tapi sudah saya setting. Memang di luar kelihatan numpuk, pas di dalam sudah dipecah, sudah dipisah-pisahkan," ujar Yudi.

Untuk menghindari penumpukan pasien, lanjut Yudi, warga diimbau mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas kelurahan. "Solusi yang kedua, saya sosisalisai ke warga, supaya tidak di puskesmas kecamatan, ada 13 puskesmas kelurahan," tuturnya.

Setelah selesai direhab, Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok akan ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Kecamatan Tanjung Priok. Pihaknya, kata Yudi, berharap rehab bangunan segera rampung agar pelayanan kesehatan dan koordinasi dapat maksimal.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati